Showing posts sorted by date for query panduan-penilaian-kurikulum-2013-sma. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query panduan-penilaian-kurikulum-2013-sma. Sort by relevance Show all posts

Rpp K13 Revisi 2018 Terintegrasi Literasi, Ppk, 4C Dan Hots

Update 11 September 2018. Tahukan anda bapak dan ibu guru? Rpp k13 edisi 2018 ketika ini lebih fokus kepada keterampilan kurun 21 dimana pembelajaran penerima didik diarahkan ke Literasi, pendidikan Karakter, Hots dan 4C. Untuk klarifikasi dan format rpp k13 revisi 2018 telah admin bagikan postingannya di bawah ini. Semoga bermanfaat

Update juli 2018 - rpp k13 Revisi 2017 tahun 2018 telah tersedia yakni kelas 3 dan 6 sd. untuk lebih jelasnya silahkan lihat perangkat pembelajaran k13 sd revisi 2018. Contoh RPP silahkan lihat preview penampakkan ringkas dibawah ini.

download rpp k13 revisi 2017 SD, SMP, SMA, Sekolah Menengah kejuruan REVISI 2017 - KLIK DISINI

Sahabat guru Indonesia, Pada postingan kali ini izinkanlah kami membuatkan Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013 Revisi 2017. Informasi ini cukup penting diketahui oleh rekan-rekan guru Indonesia khususnya bagi anda yang mengajar pada sekolah yang telah melaksanakan Kurikulum 2013 tahun ini. Pada postingan ini selain kami eksklusif memperlihatkan Contoh RPP k13 revisi terbaru 2017, artikel ini juga akan menjelaskan beberapa perbedaan pada RPP K13 revisi tahun 2017. Apa saja itu, berikut penjelasannya.

Sahabat guru, rpp k13 revisi 2017 sd, smp, dan sma ketika ini sudah kami sediakan secara lengkap disertai dengan silabus terbaru yang dibentuk oleh guru profesional.

perlu diketahui untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti & PPKN k13 revisi Kompetensi Inti nya ada 4 (empat) sedangkan materi pokok ada 3 (tiga) yaitu kelas 7, 8 , 9. Bagi bapak dan ibu guru yang membutuhkan silahkan unduh melalui tautan yang kami sematkan dibawah

Pertama, berikut ialah poin penting atau penejelasan singkat Perbedaan RPP K13 Edisi Revisi 2017 Dengan RPP K13 Revisi 2016. Kurikulum 2013 kini sudah direvisi lagi untuk tahun 2017. Revisi K13 Tahun 2017 tidak terlalu signifikan, namun perubahan di fokuskan untuk meningkatkan relasi atau keterkaitan antara kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD).

Sedangkan dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) K13 revisi 2017, yang dibentuk harus muncul empat macam hal yaitu; PPK, Literasi, 4C, dan HOTS sehingga perlu kreatifitas guru dalam meramunya.

Perbaikan atau revisi Kurikulum 2013 tahun 2017 Adalah sebagai berikut :

Mengintergrasikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) didalam pembelajaran. Karakter yang diperkuat terutama 5 karakter, yaitu: religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Mengintegrasikan literasi; keterampilan kurun 21 atau diistilahkan dengan 4C (Creative, Critical thinking, Communicative, dan Collaborative);

Mengintegrasikan HOTS (Higher Order Thinking Skill).

Gerakan PPK perlu mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan sekaligus menyelaraskan banyak sekali jadwal dan kegiatan pendidikan abjad yang sudah dilaksanakan hingga sekarang. Pengintegrasian sanggup berupa :

  • Pemaduan kegiatan kelas, luar kelas di sekolah, dan luar sekolah (masyarakat/komunitas);
  • Pemaduan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler;
  • Pelibatan secara serempak warga sekolah, keluarga, dan masyarakat;
Perdalaman dan ekspansi sanggup berupa:
  • Penambahan dan pengintensifan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pengembangan abjad siswa,
  • Penambahan dan penajaman kegiatan mencar ilmu siswa, dan pengaturan ulang waktu mencar ilmu siswa di sekolah atau luar sekolah;
  • Penyelerasan sanggup berupa pembiasaan kiprah pokok guru, Manajemen Berbasis Sekolah, dan fungsi Komite Sekolah dengan kebutuhan Gerakan PPK.
Penjelasan Singkat perihal Gerakan Literasi Sekolah

Pengertian Literasi dalam konteks Gerakan Literasi Sekolah ialah kemampuan mengakses, memahami, dan memakai sesuatu secara cerdas melalui banyak sekali acara antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk mengakibatkan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.

Literasi lebih dari sekadar membaca dan menulis, namun meliputi keterampilan berpikir memakai sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital, dan auditori. Literasi sanggup dijabarkan menjadi ;

  1. Literasi Dini (Early Literacy),
  2. Literasi Dasar (Basic Literacy),
  3. Literasi Perpustakaan (Library Literacy),
  4. Literasi Media (Media Literacy),
  5. Literasi Teknologi (Technology Literacy),
  6. Literasi Visual (Visual Literacy).

Keterampilan kurun 21 atau diistilahkan dengan 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation).

Inilah yang bergotong-royong ingin kita tuju dengan K-13, bukan sekadar transfer materi. Tetapi pembentukan 4C. Beberapa pakar menjelaskan pentingnya penguasaan 4C sebagai sarana meraih kesuksesan, khususnya di Abad 21, kurun di mana dunia berkembang dengan sangat cepat dan dinamis. Penguasaan keterampilan kurun 21 sangat penting, 4 C ialah jenis softskill yang pada implementasi keseharian, jauh lebih bermanfaat ketimbang sekadar pengusaan hardskill.

Higher Order of Thinking Skill (HOTS) ialah kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir kreatif yang merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Kurikulum 2013 juga menuntut materi pembelajarannya hingga metakognitif yang mensyaratkan penerima didik bisa untuk memprediksi, mendesain, dan memperkirakan. Sejalan dengan itu ranah dari HOTS yaitu analisis yang merupakan kemampuan berpikir dalam menspesifikasi aspek-aspek/elemen dari sebuah konteks tertentu; penilaian merupakan kemampuan berpikir dalam mengambil keputusan menurut fakta/informasi; dan mengkreasi merupakan kemampuan berpikir dalam membangun gagasan/ide-ide.

Maka mustahil lagi memakai model/metode/strategi/pendekatan yang berpusat kepada guru, namun kita perlu mengaktifkan siswa dalam pembelajaran (Active Learning). Khusus untuk PPK merupakan jadwal yang rencananya akan diubahsuaikan dengan 5 hari mencar ilmu atau 8 jam sehari sedangkan untuk 2 hari merupakan pendidikan keluarga.

 ketika ini lebih fokus kepada keterampilan kurun  RPP k13 Revisi 2018 Terintegrasi Literasi, PPK, 4C dan Hots

COntoh RPP Kurikulum 2013 Revisi 2017

Seperti yang telah kami tuliskan diatas perbedaan revisi kurikulum 2013 tahun 2017 dengan rpp revisi tahun 2016, maka berikut kami bagikan misalnya dan juga filenye yang bisa bapak dan ibu download secara gratis melalui tautan yang kami sematkan dibawah.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
TEMATIK TERPADU


                                    Sekolah                       :           SDN 14 Rambang Dangku                                                                             Kelas/Semester            :           IV/2(dua)
                                    Tema                           :           6. Cita - Citaku
                                    Subtema                      :           2. Hebatnya Cita - Citaku
                                    Pembelajaran ke          :           6
                                    Alokasi Waktu            :           6 x 35 menit (1 kali pertemuan)

A.      Kompetensi Inti (KI)

1.      Menerima, menjalankan dan menghargai aliran agama yang dianutnya.
2.      Memiliki sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3.      Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya menurut rasa ingin tahu perihal dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4.      Menyajikan pengetahuan faktual dalam  bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan sikap anak beriman dan berakhlak mulia.

B.       Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.6 Menggali isi dan amanat puisi yang disajikan secara mulut dan tulis dengan tujuan untuk kesenangan

3.6.1. Mendiskusikan isi dan amanat puisi yang disajikan secara mulut dengan tujuan untuk kesenangan.
3.6.2. Menyimpulkan isi dan amanat puisi yang disajikan secara tertulis dengan tujuan untuk kesenangan.
4.6 Melisankan puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang sempurna sebagai bentuk ungkapan diri

4.6.1 Meniru referensi pengucapan puisi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat.
4.6.2 Melatih pengucapan  puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang sempurna sebagai bentuk ungkapan diri.
4.6.3  Mendemonstrasikan puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang sempurna sebagai bentuk ungkapan diri

SBdP

Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi

3.3 Mengetahui gerak tari kreasi daerah

3.3 Menyebutkan macam – macam tari kreasi daerah.
3.3 Memasangkan  gambar gerak tari kreasi tempat dengan nama tarian tersebut.

4.3 Meragakan gerak tari kreasi daerah
4.3.1 Melatih gerak tari kreasi tempat
4.3.2 Menampilkan gerak tari kreasi daerah


Karakter  : Disiplin, Kerjasama, syukur

A.  Tujuan Pembelajaran
1.    Setelah membaca puisi , siswa sanggup mendiskusikan isi dan amanat puisi yang disajikan secara lisan.
2.    Siswa sanggup menyimpulkan isi dan amanat puisi yang disajikan secara tertulis dengan tepat.
3.    Siswa dapat  menirukan referensi pengucapan puisi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi dengan  tepat.
4.    Siswa sanggup melatih pengucapan  puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat.
5.    Siswa sanggup mendemonstrasikan puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang sempurna di depan kelas.
6.    Siswa sanggup menyebutkan macam – macam tari kreasi tempat sesudah membaca teks secara mandiri.
7.    Siswa sanggup memasangkan  gambar gerak tari kreasi tempat dengan nama tarian tersebut dengan tepat.
8.    Siswa sanggup melatih gerak tari kreasi tempat secara berkelompok dengan tekun.
9.    Siswa sanggup menampilkan gerak tari kreasi tempat secara berkelompok dengan serasi.


B.       Materi Pembelajaran.

1.    Puisi anak
2.    Teknik pengucapan puisi.
3.    Tari tempat di Indonesia.

C.  Metode Pembelajaran

Metode Pembelajaran: Tanya jawab, diskusi, Cooperative Learning, demonstrasi.
Pendekatan Pembelajaran:Saintifik


D.  Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan
Deskripsi
Alokasi Waktu
Pendahuluan

1.      Kelas dibuka dengan salam, menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.
2.      Kelas dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh salah seorang siswa. Siswa yang diminta membaca doa ialah siswa yang hari itu dating paling awal ( Menghargai kedisiplinan siswa )
3.      Siswa diingatkan untuk selalu mengutamakan sikap disiplin setiap ketika dan keuntungannya bagi tercapainya cita – cita.
4.      Menyanyikan Lagu Garuda Pancasila. Guru memperlihatkan penguatan perihal pentingnya menanamkan semangat Nasionalisme.
5.      Siswa diminta untuk menyelidiki kerapian diri dan kebersihan kelas
6.      Siswa memperhatikan klarifikasi guru perihal tujuan, manfaat dan acara pembelajaran yang akan dilakukan.
7.      Siswa menyimak klarifikasi guru perihal pentingnya sikap disiplin, kerjasama, danmandiri yang akan dikembangkan dalam pembelajaran.

8.      Pembiasaan membaca 15 menit dimulai dengan guru menceritakan perihal kisah masa kecil salah satu tokoh dunia ( Misal : Ibnu Sina, Isaac Newton , dll).

Sebelum membacakan buku, guru menjelaskan tujuan kegiatan literasi dan mengajak siswa mendiskusikanpertanyaan-pertanyaan berikut:
-       apa yang tergambar pada sampul buku?
-       apa judulbuku?
-       kira-kira buku ini menceritakan apa?
-       pernahkah kau membaca judul menyerupai itu?
-       apa saja yang kau ingin ketahui dari buku ini?
· Guru  membacakan dongeng pada buku dan  menunjukkan ekspresi dan intonasi yang sesuai. Siswa menyimak dengan seksama.
· Setelah guru membacakan buku, siswa diminta menuliskan kesimpulan / ringkasan dongeng pada selembar kertas berwarna.
9.      Menyegarkan suasana kembali dengan menyanyikan Lagu Aku Seorang Kapiten. Berikan penguatan bahwa cita – cita, apapun itu harus di capai dengan kerja keras.

30 menit
Kegiatan inti

1.             Sebelum memulai pembelajaran, guru menampilkan  gambarseorang perawat yang sedang merawat pasien. Siswa diminta mengamati.
2.             Siswa mengamati gambar yang terdapat pada halaman pertama pembelajaran perihal barisan polisi yang berdiri tegak dalam sebuah upacara. Dengan bimbingan guru, siswa membahas perihal sosok seorang polisi dan pengabdiannya kepada masyarakat alasannya ialah tugasnya menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan masyarakat.
3.             Guru sanggup memperlihatkan beberapa pertanyaan untuk menstimulus ketertarikan siswa perihal topik Cita-Citaku Contoh pertanyaan:
a. Pernahkah kau bertemu seorang polisi?
a. Bagaimanakah perasaanmu ketika bertemu seorang   polisi?
b.                        Apakah ada diantara kalian yang bercita-cita menjadi polisi?
4.             Siswa menyimak klarifikasi guru, bahwa hari ini akan mempelajari Puisi dan Budaya tari tempat di Indonesia
5.            Siswa mengamati beberapa gambar kegiatan yang merupakan kiprah polisi dalam pengabdiannya kepada masyarakat.
6.             Siswa kemudian mencoba menceritakan gambar-gambar tersebut dengan sobat sebangkunya secara bergantian. Siswa kemudian mengamati gambar-gambar tersebut dan menjawab beberapa pertanyaan yang terdapat pada halaman 100.
7.             Siswa difasilitasi untuk mengajukan pertanyaan terkait gambar yang diamati.
8.             Siswa diajak berdiskusi perihal macam – macam jenis pekerjaan yang dicita – citakannya.
9.             Guru menyajikan puisi di depan kelas, siswa diminta mengamati.
10.         Siswa diminta mendiskusikan isi dan amanat puisi tersebut di kelompok.
11.         Siswa dibagikan lembar kerja berupa table dan diminta mengisi perihal isi dan amanat puisi menurut hasil diskusi kelompok sebelumnya.
12.         Siswa diingatkan guru untuk selalu memperlihatkan sikaf bekerjasama dengan baik dalam kelompok.
13.         Siswa menyimak pembacan puisi oleh guru dengan tekun, memperhatikan cara pengucapannya yang tepat.
14.         Siswa menirukan pembacaan puisi sebagaimana yang telah dicontohkan oleh guru dengan sebaik – baiknya.
15.         Siswa menciptakan puisi sendiri dengan tema Cita – Cita.
16.         Guru membimbing siswa untuk menciptakan puisi dengan baik.
17.         Siswa yang sanggup menuntaskan menciptakan puisi dengan sempurna waktu mendapat reward pin dari guru.
18.         Siswa melatih membacakan puisi yang telah dibuatnya di kelompoknya masing – masing dan setiap anggota kelompok saling membantu membetulkan atau memperlihatkan masukan  jikalau ada pengucapan yang kurang tepat.
19.        Siswa kemudian membacakan puisi hasil karyanya di depan kelas dengan percaya diri
20.        Guru mengajak siswa menyaksikan tayangan video tari Baksa Kembang, khas Kalimantan Selatan.
21.        Siswa diajak bersyukur atas beragamnya kekayaan budaya Indonesia yang dilimpahkan Tuhan YME pada bangsa Indonesia.
22.        Siswa mempertunjukkan hasil kerja kelompoknya untuk menarikan tari hasil kreasi kelompok yang merupakan kreasi dari tempat di Indonesia. Siswa berlatih kembali beberapa gerakan hasil kreasinya dengan mengikuti irama dan ketukan dari musik pengiring tarian tersebut. Siswa bekerja sama dengan kelompoknya semoga menghasilkan harmoni yang indah.
23.        Tiap kelompok secara bergantian menampilkan kreasinya dengan kerjasama yang baik.
24.         Siswa menyimak penguatan guru bahwa untuk mencapai cita – cita haruslah disiplin dalam mencar ilmu dan selalu berdoa kepada Tuhan YME serta selalu bersyukur atas segala karunia pada bangsa Indonesia.
25.         Siswa bermain “ semut – gajah “
165 menit
Penutup
1.          Siswa bersama guru melaksanakan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung ;
·  Apa saja yang telah dipahami siswa?
·  Apa yang belum dipahami siswa?
·  Bagaimana perasaan selama pembelajaran?.
2.         Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran.
3.         Siswa menyimak klarifikasi guru perihal acara pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. Termasuk memberikan kegiatan bersama orangtua,yaitu :meminta orangtua untuk menceritakan perihal tari tempat yang pernah mereka pelajari ketika masih kecil.
4.        Siswa menyimak dongeng motivasi perihal pentingnya sikap Disiplin, kerjasama, dan syukur
5.        Siswa menyanyikan lagu ‘pambatangan’
6.      Siswa melaksanakan operasi semut untuk menjaga kebersihan
  kelas.
7.         Kelas ditutup dengan doa bersama dipimpin salah seorang siswa.
15 Menit

JIKA MEMBUTUHKAN SILAHKAN DOWNLOAD CONTOH RPP KURIKULUM 2013 SD, SMP, SMA, Sekolah Menengah kejuruan REVISI 2017 - KLIK DISINI

Atau bagi guru yang belum tahu, silahkan download Panduan Penyusunan RPP Kurikulum 2013 Revisi 2017 - COMOT DISINI

Aplikasi Evaluasi Kurikulum 2013 Revisi 2017/2018 Smp (Dilengkapi Format Raport Terbaru)

DOWNLOAD aplikasi penilaian K13 revisi 2017 Sekolah Menengah Pertama SESUAI PERMENDIKBUD NO 23 TAHUN 2016 - COMOT DISINI

Rapor merupakan laporan yang di buat oleh guru terhadap hasil pembelajaran yang di tempuh oleh penerima didik. Rapor ini mempunyai beberapa manfaat diantaranya ialah sebagai materi laporan kepada orang tua/ wali murid dan bisa juga menjadi materi penilaian bagi pihak forum pendidikan terhadap proses berguru mengajar yang telah dilaksanakan selama satu semester.

Update nopember 2017! e-rapor aplikasi penilaian Sekolah Menengah Pertama kurikulum 2013 resmi dari kemdikbud akan admin bagikan melalui postingan ini. Semoga bermanfaat

  • Aplikasi E-RAPOR Sekolah Menengah Pertama k13 revisi 2017 VERSI KEMDIKBUD - simpan FILE

  • PANDUAN Aplikasi E-RAPOR k13 PDF - simpan File

  • Download Panduan Penilain e rapor smp 2017 - simpan aplikasi

Pada setiap kurikulum biasanya model penilain rapor mempunyai perbedaan yang menggambarkan dari substansi apa yang menjadi titik pengutamaan pada kurikulum tersebut. Sejalan dengan hal tersebut, Aplikasi Rapor Kurikulum 2013 juga mempunyai perbedaan dan cara tersendiri untuk mengisinya.

Cara penilaian k13 revisi 2017 Sekolah Menengah Pertama memakai sistem numerik atau menurut angka nampaknya mulai bertahap di tinggalkan, hal tersebut terbukti pada proses penilian pembelajaran Kurikulum 2013 yang lebih mengedepankan penilaian yang bersifat kualitatif atau diskriptif. Hal ini dilakukkan dengan tujuan semoga penerima didik lebih bersemangat dan optimis dengan penelian yang ada. untuk tingkat sekolah dasar penilianya lebih mengedepankan pada aspek perilaku atau prilaku sementara itu untuk bidang keilmuanya lebih banyak pada tingkat atasnya. Buku pelajaranya pun juga semakin tipis akan tetapi berlaku sebaliknya untuk laporan nilai rapornya yang semakin menebal. Pada jenjang semua jenjang yang ada (SD, SMP, dan SMA) para guru sudah disdiakan aplikasi tersendiri untuk mengisi rapor kurikulum 2013. Untuk jenjang sekolah dasar berikut aspek yang menjadi penilaian:

  1. Aspek spiritual
  2. Aspek pengetahuan
  3. Aspek keterampilan
  4. Aspek sosial

Pada aspek spiritual dan sosial penilainya sendiri bisa dilakukan baik secara bentuk, penilaian antar teman, penilaian diri sendiri, observasi dan jurnal. Pada aspek lainya pengetahuan dan keterampilan berbentuk praktek, proyek ataupun bisa berbentuk portofolio. Sementara itu untuk jenjang SMO pengisian penilaian rapor kurikulum 2013 bentuk penilaiannya sebetulnya tidak jauh berbeda dengan tingkat yang ada di bawahnya baik itu yang berupa KKM ataupun aspek utama dalam penilaian. Sedangkan yang terakhir untuk jenjang SMA/ SMK/ sederajat mempunyai penilaian tersendiri yakni pada aplikasinya memiliki:

  1. Mengintegrasikan tiga aspek penilaian yakni penilaian kognitif (pengetahuan), psikomotorik (keterampilan), dan aspek afektif (sikap) menjadi satu kesatuan yang utuh sehingga laporan yang ada di dalam penilaian hasil berguru ke tiga aspek tersbut akan muncul.
  2. Sesuai dengan standart penilaian Permendikbud nomor 23 tahun 2016.
  3. Proses berjalan secara otomatis.
Rapor merupakan laporan yang di buat oleh guru terhadap hasil pembelajaran yang di tempuh  aplikasi penilaian kurikulum 2013 revisi 2017/2018 smp (Dilengkapi  Format Raport Terbaru)

APLIKASI RAPORT/PENILAIAN K13 Sekolah Menengah Pertama TERBARU 2017/2018

Untuk lebih jelasnya berikut kami bagikan tampilan aplikasi rapor k13 Sekolah Menengah Pertama terbaru gratis dan file download dengan tujuan mempermudah penilaian guru-guru yang melakukan kurikulum 2013 tahun pelajaran 2017/2018.

Untuk memakai aplikasi rapor k13 smp ini pertama kali anda klik hidangan data, selanjutnya anda isi data umum, dan data siswa

selanjutnya, berikutnya anda klik hidangan daftar nilai, disana akan tampil daftar penilaian harian (PH) aspek pengetahuan dan keterampilan. anda isikan nilai N-1 hingga n-8 kemudian nilai praktik, nilai proyek dan portofolio, ibarat penampakkan gambar dibawah

Rapor merupakan laporan yang di buat oleh guru terhadap hasil pembelajaran yang di tempuh  aplikasi penilaian kurikulum 2013 revisi 2017/2018 smp (Dilengkapi  Format Raport Terbaru)

berikutnya anda klik hidangan PA monoritas (pendidikan agama). dilaman tersebut anda isikan deskripsi pengetahuan dan deskripsi keterampilan. Bagaimana cara menciptakan deskripsinya? tentu saja dibentuk manual. semoga lebih gampang anda baca panduan penilaian k13 smp revisi terbaru melalui LINK BERIKUT.

Rapor merupakan laporan yang di buat oleh guru terhadap hasil pembelajaran yang di tempuh  aplikasi penilaian kurikulum 2013 revisi 2017/2018 smp (Dilengkapi  Format Raport Terbaru)

Selanjutnya mengisi nilai perilaku spiritual dan sosial. anda klik hidangan "nilai sikap". di laman tersebut silahkan anda isikan nilai perilaku yang sesuai. nanti kolom predikat akan terisi otomatis. jikan ingin mengedit deskripsi, tinggal klik tombol edit deskripsi ibarat penampakkan gambar dibawah

Beirkutnya ialah hidangan mangkir dan ekstrakurikuler yang diisi oleh wali kelas. jangan lupa mengisikan nama ekstra, nilai dan deskripsinya

Menu beriktunya ialah catatan wali kelas dan prestasi. silahkan diisinnya jenis prastasi secara manual.

  1. Selalu berusaha untuk mematuhi tata tertib sekolah dan patuh terhadap Guru.
  2. Selalu berusaha untuk berdikari dan sempurna waktu dalam mengerjakan tugas.
  3. Mempunyai kemampuan dan motivasi yang tinggi untuk memakai waktu secara efisien.
  4. Diharapkan merubah penampilannya menjadi lebih rapi. Seperti wacana potong rambut dan cara berpakaian.
  5. Masih perlu memperbanyak sahabat bergaul dan sahabat diskusi, kurangi aktifitas menyendiri.
  6. Diharapkan sanggup meningkatkan komitmennya untuk lebih serius ketika mengerjakan kiprah dan tidak gampang menyerah.

Menu yang cukup penting ialah daftar kumpulan Nilai atau DKN. disana akan tampil daftar nilai pengetahuan dan keterampilan per mata pelajaran. tampilannya bisa anda lihat di bawah ini

Untuk melihat format rapor k13 smp terbaru 2017/2018 silahkan anda klik hidangan lhb, link aplikasi rapor k13 smp terbaru 2017/2018. Silahkan anda DOWNLOAD DISINI

Itulah beberapa uraian mengenai Aplikasi penilaian k13 terbaru revisi 2017/2018 SMP. Dengan model penilaian ibarat ini diperlukan rapor benar- benar bisa menjadi citra yang konkret mengenai proses berguru mengajar siswa yang ada pada satu semester.

semoga ulasan mengenai Aplikasi Rapor Kurikulum 2013 smp INI bermanfaat untuk anda, sekian dan terima kasih!